Sabtu, 26 April 2014

PENETAPAN KADAR AIR PADA PUPUK ZA

Nama                         : INDRI DWI PRISCILLIA BELO
NIS                            : 114672
Kelas/kelompok      : 3C / C2.1
Tanggal mulai          : 07 April 2014
Tanggal selesai        : 07 April 2014
Judul penetapan     : Kadar air pada pupuk ZA
Tujuan penetapan  : Untuk mengetahui kadar air pada pupuk ZA
Dasar prinsip           : Sampel dipanaskan secara langsung di dalam oven pada suhu 105 derajat C bobot yang hilang selama pemanasan merupakan jumlah air yang terkandung dalam pupuk.
Landasan teori : 

              Pupuk ZA adalah pupuk kimia buatan yang dirancang untuk memberi tambahan hara nitrogen bagi tanaman. Pupuk ZA mudah menyerap air, karena ion sulfat sangat mudah larut dalam air sedangkan ion amonium lebih lemah, pupuk ini berpotensi menurunkan pH tanah yang terkena aplikasinya. Pupuk ZA mengandung belerang 24% (dalam bentuk sulfat) dan nitrogen 21% (dalam bentuk amonium).

                  Pupuk ZA Memperbaiki kualitas dan meningkatkan produksi serta nilai gizi hasil panen dan pakan ternak karena peningkatan kadar protein pati, padi, gula, lemak, vitamin, dll. Memperbaiki rasa dan warna hasil panen. Tanaman lebih sehat dan lebih tahan terhadap gangguan lingkungan (hama, penyakit, kekeringan) Kandungan nitrogennya hanya separuh dari urea, sehingga biasanya pemberiannya dimaksudkan sebagai sumber pemasok hara belerang pada tanah-tanah yang miskin unsur ini, maka Pupuk ZA merupakan pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan unsur hara Belerang.
 
a. Dampak kekurangan unsur hara Belerang pada tanaman :
  1. Produksi protein tanaman menurun, pertumbuhan sel tanaman kurang aktif.
  2. Terjadi penimbunana amida bebas dan asam amino sampai batas yang berbahaya bagi tanaman, terjadi kerusakan aktifitas fisiologis dan mudah tererang hama dan   penyakit.
  3. Produksi butir hijau daun menurun, proses asimilasi dan sintesis karbohidrat terlambat, tanaman mengalami klorosis / kekuningan, dan hasil panen rendah.
  4. Tanaman tumbuh kerdil, kurus dan panjang, juga pertumbuhan dan kematangan terlambat, terutama pada tanaman biji-bijian.
  5. Buah-buahan tidak matang sempurna dan warnanya menjadi hijau terang.
  6. Produksi protein tanaman menurun, pertumbuhan sel tanaman kurang aktif.
  7. Terjadi penimbunan amida bebas dan asam amino sampai batas yang berbahaya bagi tanaman.
  8. Terjadi kerusakan aktivitas fisiologis dan mudah terserang hama penyakit.
  9. Produksi butir daun hijau menurun, proses asimilasi dan sintesis karbohidrat terlambat, tanaman mengalami klorosis/kekuningan dan hasil panen rendah.
b. Keunggulan Pupuk ZA :
  1. Mudah penangannya dan ekonomis.
  2. Tidak menyerap banyak air.
  3. Digunakan sebagai pupuk dasar dan susulan.
  4. Senyawa kimianya stabil sehingga tahan disimpan dalam waktu lama.
  5. Dapat dicampur dengan pupuk lain, serta aman digunakan untuk semua jenis tanaman.
c. PUPUK ZA (SNI 02-1760-2005) :
  1. Nitrogen minimal 20,8%
  2. belerang minimal 23,8%
  3. Kadar air maksimal 1%
  4. Kadar Asam Bebas sebagai H2SO4 maksimal 0,1%
  5. Bentuk kristal
  6. Warna putih
  7. Warna orange untuk ZA bersubsidi
  8. Dikemas dalam kantong bercap Kerbau Emas dengan isi 50 kg
d. Sifat dan keunggulan pupuk ZA :
  1. Tidak higroskopis
  2. Mudah larut dalam air
  3. Digunakan sebagai pupuk dasar dan susulan
  4. Senyawa kimianya stabil sehingga tahan disimpan dalam waktu lama
  5. Dapat dicampur dengan pupuk lain
  6. Aman digunakan untuk semua jenis tanaman
  7. Meningkatkan produksi dan kualitas panen
  8. Menambah daya tahan tanaman terhadap gangguan hama, penyakit dan kekeringan
  9. Memperbaiki rasa dan warna hasil panen
Alat  : 
         Cawan porselin
         Spatula
         Eksikator
          Oven
          Tanur
          Gegep
 
Bahan :
           Pupuk ZA
 
Cara kerja :
-Memijarkan cawan ditanur,dinginkan dalam eksikator 
-Menimbang bobot cawan kosong 
-Menimbang contoh 2 gram
-Memasukkan dalam oven 
-Mendinginkan dalam eksikator
-Menimbang bobot cawan yang sudah didinginkan
 
Pengamatan :
Bobot cawan kosong                                           : 29.1210 gram
Bobot contoh                                                       :  2.0410 gram
Bobot cawan kosong + contoh                          : 31.1620 gram
Bobot cawan + contoh setelah dipanaskan     : 31.1486 gram
 
Perhitungan :
Kadar air =      bobot hilang       x   100 %
                                    bobot contoh
                =    31.1620 gram  - 31.1486 gram   x   100 % 
                                            2.0410  gram
                =      0.0134       x     100  %
                                 2.0410
                =      0.66 %

Kesimpulan : 
                  Dari hasil pengamatan dan perhitungan dapat  disimpulkan bahwa kadar air pada pupuk ZA adalah 0.66 %
 
Daftar Pustaka :
 http://www.petrokimia-gresik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar